Memotret dengan Kamera DSLR

Memotret dengan kamera DSLR sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan kamera ”Point-and-Shoot” yang serba otomatis. Namun kerumitan ini tidak akan terasa kalau Anda sudah akrab dengan kamera DSLR. Pada bagian kanan atas kamera DSLR terdapat tombol putar dengan sejumlah opsi Mode Dial atau modus pemotretan.
Modus pemotretan ini terbagi menjadi dua bagian (zone), yaitu Basic zone dan Creative zone. Di antara dua zone ini terdapat modus paling mudah dan praktis, yaitu mode Auto. Dengan modus Auto Anda tidak perlu mengatur aperture dan shutter speed, segalanya sudah terprogram secara otomatis.

- Basic zone – Jika Anda memutar Mode Dial ke “zona mudah”, kamera akan mengatur eksposur secara otomatis. Anda tinggal menekan tombol, hasil gambar dijamin tajam. Penggunaan mode basic ini sama dengan pilihan menu pada kamera prosumer dan poket. Image zone yang ditawarkan semua merk kamera DSLR hampir serupa, yaitu: Auto, Portrait, Landscape, Close-up, Sports, Night Portrait, dan Flash Off. Ada kamera yang memiliki lebih banyak lagi pilihan image zone atau Digital Vari-Programs. Anda dapat mempelajarinya sendiri dari buku petunjuk (User’s Manual) yang disertakan dalam dus kamera.
- Creative zone – Zona kreatif ini disebut advanced atau mode profesional. Dengan modus ini Anda dapat menciptakan gambar sesuai konsep artistik yang Anda inginkan. Creative zone menyediakan empat pilihan mode, yaitu: P (Programmed auto), S (Shutter-priority auto) atau ada kamera yang memakai simbol Tv (Time value), A (Aperture-priority auto) atau Av (Aperture-value), dan M (Manual exposure).

One thought on “Memotret dengan Kamera DSLR

Leave a Reply